Badan Penjamin Mutu Universitas Flores Lakukan Benchmarking Penjaminan Mutu ke LPMAI Universitas Sanata Dharma

Badan Penjamin Mutu Universitas Flores Lakukan Benchmarking Penjaminan Mutu ke LPMAI Universitas Sanata Dharma

Universitas Sanata Dharma (USD) menerima kunjungan benchmarking dari Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas Flores pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Diskusi Laboratorium Farmakognosi Fitokimia, Lantai 3 Gedung Laboratorium Farmasi, Kampus III USD, Paingan, Yogyakarta, ini menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan benchmarking BPM Universitas Flores kepada Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) USD. Universitas Sanata Dharma menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun jejaring dan kolaborasi antarlembaga perguruan tinggi dalam memperkuat budaya mutu.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. apt. Yustina Sri Hartini selaku Ketua LPMAI Universitas Sanata Dharma hadir dan menyampaikan paparan. Sementara itu, dari Universitas Flores hadir Kepala Badan Penjamin Mutu Universitas Flores, Murdaningsih, S.P., M.P., bersama jajarannya, yakni Natalia Peni, M.Pd.; Anastasia Mude, M.Pd.; Adrianus Nasar, S.Pd., M.Pd.; dan Maimunah H. Daud, S.Si., M.Pd.Si. Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal USD memaparkan dinamika di USD terkait pengajuan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di USD. Melalui forum ini, BPM Universitas Flores belajar tentang berbagai pengalaman, pendekatan, serta praktik yang telah dikembangkan USD dalam mendukung pelaksanaan penjaminan mutu internal serta SPMI berbasis risiko. Pelaksanaan Audit Mutu Internal di USD menjadi topik yang dicermati secara detail oleh BPM Universitas Flores.

Benchmarking tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk melihat atau membandingkan sistem yang diterapkan oleh institusi lain, tetapi juga sebagai proses pembelajaran bersama. Pengalaman dan praktik baik yang dibagikan diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi masing-masing institusi untuk mengidentifikasi hal-hal yang dapat dikembangkan sesuai dengan konteks, kebutuhan, dan karakteristik kelembagaan masing-masing.

Bagi Universitas Sanata Dharma, kunjungan BPM Universitas Flores menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dalam pengembangan penjaminan mutu dan audit internal, sekaligus memperoleh perspektif baru dari institusi mitra. Sementara itu, bagi Universitas Flores, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan referensi dan inspirasi dalam penguatan sistem penjaminan mutu serta pengembangan kelembagaan.

Pertukaran pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu yang tidak berhenti pada pemenuhan dokumen dan regulasi, tetapi terus berkembang melalui proses evaluasi, pembelajaran, perbaikan, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Universitas Sanata Dharma dan Universitas Flores menunjukkan komitmen bersama bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi membutuhkan keterbukaan untuk belajar, berbagi praktik baik, dan membangun jejaring antarinstitusi. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi dalam memperkuat tata kelola dan sistem penjaminan mutu serta pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia.

 

BRIEFING PERSIAPAN AMI AKADEMIK 2026 UNTUK AUDITEE (PS & UPPS) DAN AUDITOR

BRIEFING PERSIAPAN AMI AKADEMIK 2026 UNTUK AUDITEE (PS & UPPS) DAN AUDITOR

Jumat, 28 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Briefing Persiapan AMI Akademik 2026 untuk Auditee (PS & UPPS) dan Auditor bertempat di Ruang Kadarman, Kampus II Universitas Sanata Dharma. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Akademik 2026.
Kegiatan briefing dilaksanakan dalam dua sesi dengan peserta dan materi yang disesuaikan dengan peran masing-masing dalam pelaksanaan AMI Akademik 2026.

 

 

 

 

 

 

 

Sesi 1: Briefing untuk Auditee (PS & UPPS)

Sesi pertama ditujukan bagi auditee, dengan peserta yang terdiri atas Koordinator TPM UPPS dan para Kepala Program Studi (Kaprodi). Sesi ini bertujuan memberikan pemahaman dan pembekalan kepada Program Studi (PS) dan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dalam mempersiapkan pelaksanaan AMI Akademik 2026. Pada sesi ini, Dr. apt. Yustina Sri Hartini menyampaikan sosialisasi mengenai Program AMI 2026. Selanjutnya, Yuseva Ariyani Iswandari, Ph.D. memberikan pemaparan mengenai Teknis AMI 2026, sedangkan Yohanes Sugiatno, S.Si., MM. menyampaikan materi mengenai Aplikasi AMI UPPS 2026.

Melalui sesi ini, para auditee memperoleh pembekalan mengenai program, teknis pelaksanaan, serta penggunaan aplikasi AMI UPPS dan SI SPMI sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan AMI Akademik 2026.

Sesi 2: Briefing untuk Auditor

Sesi kedua ditujukan bagi Auditor Internal Akademik. Sesi ini dilaksanakan untuk memberikan pembekalan dan penyegaran kepada auditor sebagai persiapan dalam melaksanakan AMI Akademik 2026. Pada sesi ini, Dr. apt. Yustina Sri Hartini menyampaikan sosialisasi mengenai Program AMI 2026. Selanjutnya, Ir. Ignatius Aris Dwiatmoko, M.Sc. memberikan pemaparan mengenai manajemen berbasis risiko, AMI berjenjang, dan penyegaran auditor. Sementara itu, Yuseva Ariyani Iswandari, Ph.D. dan Yohanes Sugiatno, S.Si., MM. menyampaikan materi mengenai Teknis Pelaksanaan AMI 2026.

Melalui sesi kedua, para auditor memperoleh pembekalan terkait program AMI 2026, manajemen berbasis risiko, audit berjenjang, penyegaran auditor, serta teknis pelaksanaan AMI Akademik 2026.

Secara keseluruhan, kegiatan Briefing Persiapan AMI Akademik 2026 untuk Auditee (PS & UPPS) dan Auditor terlaksana dengan baik. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan auditee dan auditor sesuai dengan peran masing-masing, sehingga pelaksanaan AMI Akademik 2026 dapat berjalan secara sistematis dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Program Studi Sastra Pada Program Magister Universitas Sanata Dharma Raih Akreditasi Baik Sekali

Program Studi Sastra Pada Program Magister Universitas Sanata Dharma Raih Akreditasi Baik Sekali

Yogyakarta, 20 Agustus 2026 — Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma (USD), Kabupaten Sleman, kembali mencatatkan pencapaian dalam bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 7119/SK/BAN-PT/Ak/M/VIII/2026, Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma ditetapkan memperoleh peringkat Akreditasi Baik Sekali.

Keputusan tersebut ditetapkan oleh BAN-PT di Jakarta pada 18 Agustus 2026 dan berlaku selama lima tahun, yaitu sejak 18 Agustus 2026 sampai dengan 18 Agustus 2031.
Pencapaian peringkat Akreditasi Baik Sekali ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan mutu Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma. Penetapan tersebut menunjukkan bahwa program studi telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam proses akreditasi oleh BAN-PT. Sertifikat akreditasi juga secara resmi menyatakan bahwa Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma memenuhi syarat untuk memperoleh peringkat Akreditasi Baik Sekali.

Penetapan peringkat akreditasi tersebut didasarkan pada keputusan Rapat Pleno Dewan Eksekutif BAN-PT tanggal 18 Agustus 2026 mengenai penetapan status peringkat akreditasi program studi dan/atau perguruan tinggi.

Perolehan akreditasi ini menjadi capaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi bagian dari komitmen Universitas Sanata Dharma dalam menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan. Ke depannya, pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Program Studi Sastra pada Program Magister untuk terus mengembangkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan mempertahankan standar mutu yang telah dicapai.

Dengan diperolehnya Akreditasi Baik Sekali, Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma secara resmi memiliki status akreditasi yang berlaku hingga 18 Agustus 2031. Kami ucapkan selamat untuk Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma.

SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM AMI BERBASIS RISIKO 2026

SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM AMI BERBASIS RISIKO 2026

Yogyakarta — Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 09.00–11.00 WIB, bertempat di Ruang Kelas P. 302, Gedung Pascasarjana, Kampus I Universitas Sanata Dharma, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Program AMI Berbasis Risiko 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Universitas Sanata Dharma dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan unit kerja dalam melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) berbasis risiko. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai program AMI berbasis risiko, mekanisme pelaksanaannya, serta tahapan yang perlu dipersiapkan oleh unit dalam mendukung pelaksanaan audit mutu internal.

Kegiatan menghadirkan Dr. apt. Yustina Sri Hartini, M.Si. sebagai ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) sebagai pemateri. Beliau menyampaikan penjelasan mengenai Program AMI Berbasis Risiko 2026, termasuk konsep, tujuan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan AMI dengan pendekatan berbasis risiko.

Selain itu, Yuseva Ariyani Iswandari, Ph.D. turut memberikan penjelasan mengenai rundown Pelaksanaan Audit Lapangan (AL). Penjelasan tersebut mencakup tahapan dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama proses audit lapangan sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai alur pelaksanaan audit serta persiapan yang perlu dilakukan oleh masing-masing unit.

Peserta kegiatan terdiri atas segenap Wakil Dekan yang berperan sebagai Koordinator TPM dan UPPS di lingkungan Universitas Sanata Dharma. Kehadiran para peserta diharapkan dapat mendukung koordinasi dan kesiapan masing-masing unit dalam melaksanakan Program AMI Berbasis Risiko 2026.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti secara aktif oleh para peserta. Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai program AMI berbasis risiko serta tahapan Pelaksanaan Audit Lapangan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi setiap unit dalam mempersiapkan pelaksanaan AMI secara sistematis, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Program AMI Berbasis Risiko 2026 dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Upaya Penjaminan Mutu Berkelanjutan, Pejabat Unit Pendukung Universitas Sanata Dharma Ikuti Penyamaan Persepsi SPMI

Upaya Penjaminan Mutu Berkelanjutan, Pejabat Unit Pendukung Universitas Sanata Dharma Ikuti Penyamaan Persepsi SPMI

YOGYAKARTA – Dalam rangka mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada layanan prima, Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Penyamaan Persepsi Pejabat Unit Pendukung Tridharma”. Acara yang mengusung tema “Kegiatan penyamaan persepsi sebagai upaya menjamin perbaikan yang berkelanjutan” ini dengan  lancar dan penuh keakraban di Wisma Syantikara pada Jumat, 3 Juli 2026. Pertemuan ini diinisiasi oleh Satuan Penjaminan Mutu dan Audit Internal Pendukung (SPMAIP) Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) USD sebagai respon nyata dalam menjaga konsistensi perbaikan mutu institusi.

Kegiatan penting ini dihadiri secara terstruktur oleh para Pejabat Struktural di lingkungan Unit Kepala Biro, Pimpinan Unit, Kepala Bagian, Kepala Tata Usaha, serta perwakilan staf unit yang secara khusus ditunjuk untuk mengelola standar layanan mutu di unit masing-masing. Kehadiran para pengambil kebijakan ini menegaskan besarnya komitmen kolektif civitas akademika USD dalam menyelaraskan langkah operasional demi mendukung keberhasilan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang efektif sangat bergantung pada pemahaman komprehensif dan komitmen penuh dari seluruh jajaran pimpinan, tidak terkecuali pada level Unit Pendukung. Penguatan dan evaluasi berkala mutlak dilakukan melalui penyamaan persepsi guna memastikan siklus kendali mutu tetap berjalan dinamis di lingkungan Universitas Sanata Dharma. Implementasi siklus inti PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) menjadi landasan utama untuk memastikan setiap unit kerja mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan institusi.

Acara dibuka secara resmi dengan doa bersama, disusul dengan sesi pemaparan materi. Wakil Rektor II USD mengawali sesi ilmiah dengan memaparkan arah kebijakan institusi. Selanjutnya, Ketua LPMAI USD memberikan ulasan mendalam terkait konsep SPMI, dengan penekanan khusus pada urgensi implementasi PPEPP.

Agenda dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Audit Internal Pendukung (SPMAIP) USD. Dalam sesi ini, dipaparkan instrumen tata kelola organisasi  serta perumusan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang relevan dan aplikatif bagi unit-unit pendukung.

Selain mendengarkan paparan materi dari para narasumber internal, peserta dilibatkan aktif dalam Focus Group Discussion (FGD). Dalam forum diskusi terfokus yang terbagi menjadi dua tahapan ini, para peserta membahas hal-hal spesifik yang terjadi di unit mereka masing-masing, menguliti temuan-temuan dari hasil Audit Mutu Internal (AMI), serta merumuskan rencana tindak lanjut yang konkret. Acara kemudian diakhiri dengan sesi pleno kelompok untuk membedah contoh kasus nyata dan melakukan simulasi penerapan setiap tahapan siklus PPEPP.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan seluruh unit pendukung di Universitas Sanata Dharma mampu mengimplementasikan siklus PPEPP secara konsisten dan selaras dengan kebijakan mutu makro institusi. Kesadaran kolektif yang terbangun diharapkan dapat mengakar kuat, mengubah peningkatan mutu layanan bukan lagi sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan telah menjelma menjadi bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan.