Mengenal Seorang Gifted

Mengenal Seorang Gifted

Di Indonesia, istilah gifted lebih dikenal dengan sebutan anak berbakat, anak luar biasa, anak jenius dan/atau anak istimewa. Seseorang bisa dikatakan anak luar biasa apabila dia memiliki perbedaan dengan anak pada umumnya (Gunarsa  1991, 2008; Sudono, 2000). Perbedaan yang dimaksud terletak pada ciri khas yang unggul. Anak-anak berbakat memiliki potensi yang luar biasa untuk mejadi pribadi yang positif maupun negative (DePorter & Hernacki, 2000). Hal ini ditentukan bagaimana penanganan yang mereka dapat pada masa tumbuh kembangnya baik di dalam keluarga dan di masyarakat.

Anak-anak berbakat dikategorikan sebagai anak berkebutuhan khusus karena mereka berbeda dengan anak yang lain (Ade Sessiani, 2007; Agustina, 2014). Undamg-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional mengamanatkan bahwa “warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus” (Pasal 5; ayat 4). Hal ini menyatakan bahwa perbedaan kemampuan yang dimiliki oleh anak berbakat membuat mereka harus mendapat pendidikan yang berbeda dari anak lainnya. Menurut Dipdiknas (2003), anak berbakat adalah  anak yang diidentifkasi sebagai peserta didik yang telah mencapai prestasi yang memuaskan dan memiliki kemampuan intelektual umum.

Menurut Renzulli (Monks & Boxrel, 1985), seseorang dapat dikatakan berbakat apabila memiliki inteligensi di atas rata-rata, kreativitas yang tinggi dan komitmen pada tugas yang sangat tinggi. Jadi, gifted adalah seseorang yang memiliki keunikan yang khusus dalam bidang intelektual (IQ di atas rata-rata), kreativitas dan komitmen yang tinggi sesuai dengan hasil tes.

Pembagian tingkatan Gifted 

Istilah anak gifted atau  gifted children dalam bahasa Indonesia adalah anak berbakat, anak luar biasa dan untuk anak-anak jenius. Beberapa ahli membagi kerebakatan dalam beberapa tingkat yakni:

  1. Moderate gifted = IQ 130 – 140
  2. Highly gifted = IQ 140 -150
  3. Genius = IQ > 150

Karakteristik seorang Gifted  adalah:

  1. Kemampuan inteligensi umum yang sangat tinggi. hal ini dapat dilihat dengan cara tes intelegensi (IQ).
  2. Memiliki bakat istimewa pada bidang tertentu.
  3. Kreativitasnya tinggi dalam berfikir dan selalu muncul ide-ide yang cemerlang.
  4. Kemampuan untuk memimpin sangat terlihat seperti kemampuan mengarahkan, dan mempengaruhi  orang lain untuk bertindak seperti yang disampaikan.
  5. Memiliki prestasi-prestasi yang istimewah pada bidang seni atau bidang-bidang lainnya.
  6. Standar performa yang tinggi (perfeksionis).
  7. Perkembangan sosial dan penyesuaian emosi di atas rata-rata (meskipun beberapa anak berbakat sulit menyesuaikan diri karena memiliki kemampuan yang berbeda dengan teman-teman sekitarnya).

(PSIBK, Oktober 2019)

About the author

Admin PSIBK administrator

Pusat Studi Individu Berkebutuhan Khusus Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Englighting and empowering people with special needs

You must be logged in to post a comment.