
Pusat Studi Individu Berkebutuhan Khusus (PSIBK) merupakan sebuah pusat studi yang berfokus pada pelayanan mahasiswa/i dengan disabilitas di bawah naungan Universitas Sanata Dharma. Sebagai salah satu wujud atensi kami terhadap dunia disabilitas di Yogyakarta, PSIBK menyelenggarakan Kelas Bahasa Isyarat (KBI) yang memberikan edukasi tentang bahasa isyarat dan budaya Tuli kepada siapapun yang tertarik mempelajarinya.
Kali ini, kami ingin sedikit mengulas sejarah awal diselenggarakannya KBI di Universitas Sanata Dharma. Pada tahun awal berdirinya PSIBK, Ibu Sylvi, salah satu Steering Committee (SC) PSIBK, memiliki keinginan mengundang juru bahasa isyarat pada perayaan ekaristi di Universitas Sanata Dharma dengan harapan dapat mempermudah saudara/i Tuli yang mengikuti misa. Belum sempat niatan tersebut terlaksana, para Steering Committee memutuskan mengundang juru bahasa isyarat untuk melatih bahasa isyarat khusus kepada para SC. Harapannya adalah para SC dapat meningkatkan pelayanannya selama berproses di PSIBK dan mengurangi kendala komunikasi dengan teman-teman Tuli dimanapun berada.
Saat itu, tahun 2014 menjadi tahun pertama diadakannya Kelas Bahasa Isyarat (KBI) sepanjang sejarah perkembangan Universitas Sanata Dharma. KBI khusus untuk para SC diselengarakan sebanyak 2 kali dengan level yg berbeda (Beginner dan Advance). Berdasar hasil evaluasi Bersama, KBI ternyata memberi makna dan manfaat mendalam bagi para SC. Selain dapat memberdayakan teman-teman Tuli (sebagai pengajar KBI), program ini dapat membantu menciptakan lingkungan inklusi di Universitas Sanata Dharma sesuai dengan ketetapan pemerintah. Singkat cerita, para student staff PSIBK (biasa disebut dengan Cepries) juga difasilitasi pembelajaran bahasa isyarat. Dampak positif dari lingkungan inklusi ini pertama kali dirasakan oleh Phieter Angdika, mahasiswa Tuli pertama di Universitas Sanata Dharma yang menempuh program studi Sastra Indonesia tahun ajaran 2017.
Secara tak langsung, KBI merubah paradigma terhadap teman Tuli. Perspektif negatif terhadap teman Tuli dan disabilitas perlahan semakin memudar. Hal ini terbukti dari banyaknya mahasiswa/i Universitas Sanata Dharma yang mendaftarkan diri sebagai student volunteer di PSIBK untuk ikut serta berbagi kepedulian kepada Phieter Angdika dan teman disabilitas lainnya. Tugas utama dari student volunteer adalah mendampingi teman Tuli saat pembelajaran di kelas berlangsung dan mengetikkan penjelasan yang disampaikan dosen menggunakan laptop. Manfaat substansial lain dari KBI adalah mempermudah komunikasi antara student volunteer dan juga teman Tuli. Komunikasi antar keduanya tidak melulu melalui media laptop, namun juga melalui bahasa isyarat yang relatif lebih efisien. Winning, salah satu student volunteer PSIBK, mengatakan bahwa ia tak akan bisa mendampingi Phieter semudah dan semenyenangkan ini jika dia tidak dibekali dengan pengetahuan bahasa Isyarat dan budaya Tuli (KBI) sebelumnya.
Sejak tahun 2017 tersebut, kabar tentang Kelas bahasa Isyarat tersebar ke seluruh penjuru kampus dan memiliki banyak peminat. Para SC dan juga Cepries kemudian mempersiapkan KBI untuk kalangan intern Universitas Sanata Dharma. Persiapan tersebut membutuhkan waktu cukup lama, mulai dari perekrutan teman-teman Tuli sebagai instruktur bahasa Isyarat, penyebaran iklan dan informasi, dan pengadministrasian peserta, dan berbagai macam hal lainnya. Di awal tahun 2018 (Februari-Juni), PSIBK resmi membuka empat kelas regular (tiga kelas beginner, satu kelas advanced) untuk kalangan intern Universitas Sanata Dharma, serta satu kelas khusus SC dan Cepries. Selanjutnya pada semester ganjil (September-Desember 201, kami membuka lima kelas regular (tiga kelas beginner dan dua kelas advanced). Jumlah peserta maksimal dalam satu kelas adalah 20 orang.
Setelah resmi dibuka tahun lalu, KBI yang diselenggarakan oleh PSIBK semakin berkembang dan diminati oleh berbagai kalangan luar Universitas Sanata Dharma. Banyaknya peminat KBI membawa kami pada pertimbangan membuka Kursus Bahasa Isyarat untuk umum di tahun 2019 ini. Ibu Laura selaku Kepala PSIBK berharap agar pelaksanaan KBI di waktu selanjutnya semakin berkembang dan semakin banyak peserta yang mendaftar. Yuk ikut KBI di Universitas Sanata Dharma tahun ini! Ikuti social media kami supaya tidak ketinggalan informasi ya 😊
(PSIBK, Februari 2019)
You must be logged in to post a comment.
About the author