Memuliakan Tuhan Melalui Perayaan Ekaristi

Memuliakan Tuhan Melalui Perayaan Ekaristi

Perwujudan rasa syukur dapat dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya ialah dengan mengunjungi tempat ibadah untuk berdoa. Namun berbeda dari biasanya, pada tanggal 28 September 2018, Gereja St. Antonius Padua Kotabaru ramai dikunjungi karena menyelenggarakan ibadat yang tak biasa bagi umatnya yang ingin mengucap syukur. Secara khusus, pada hari Jumat, Gereja Kotabaru mengadakan perayaan Ekaristi bagi para Individu Berkebutuhan Khusus (IBK) yang  dipimpin oleh Rm. Macarius Maharsono Probho, S.J.. Dalam homilinya, Beliau mengatakan bahwa keterbatasan hendaklah tidak menjadi hambatan untuk mencintai Allah. Teruslah bersyukur karena Allah selalu hadir dalam segala bentuk kekurangan yang kita miliki.

Hal ini juga dirasakan oleh salah satu umat yang mengikuti perayaan Ekaristi tersebut. Crisnanti atau yang biasa disapa Nonik merupakan seorang ibu yang memiliki anak laki-laki penyandang autisme. Nonik merasa sangat bersyukur dan terharu karena Gereja Kotabaru mengadakan  perayaan Ekaristi khusus untuk umat berkebutuhan khusus. Beliau berharap agar momentum pengenalan akan Tuhan serta pendampingan rohani bagi IBK dapat dilakukan secara rutin seperti Misa anak-anak yang biasa diadakan pada minggu pertama awal bulan. Walaupun pada kenyataannya beberapa IBK tidak terlalu paham tentang iman Katolik secara mendalam, namun Nonik percaya bahwa perayaan Ekaristi khusus seperti ini dapat membantu peran orang tua dalam mendampingi anak-anaknya dengan spirit iman Katolik. Melalui perayaan Ekaristi serupa, diharapkan umat difabel yang datang dapat terus bersyukur sekaligus senantiasa mengandalkan kekuatan Tuhan dalam menjalani hidup.

Setelah perayaan Ekaristi berakhir, beberapa perwakilan umat berkebutuhan khusus serta pihak penyelenggara perayaan Ekaristi mengucapkan terima kasih kepada semua umat yang hadir. Sesudahnya, terlihat beberapa pihak saling menyerahkan buah tangan dan berfoto bersama. Pada sesi inilah terlihat rona bahagia yang terpancar dari sekitar 320 umat berkebutuhan khusus hadir.

~Hidup manusia tak ada yang sempurna, namun tetaplah berbahagia dengan cara mensyukuri yang ada. (NN)~

(PSIBK, September 2018)

About the author

Admin PSIBK administrator

Pusat Studi Individu Berkebutuhan Khusus Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Englighting and empowering people with special needs

You must be logged in to post a comment.