Secara umum tentu kita mengenal atau setidaknya pernah mendengar sasus mengenai peristiwa ganyang Malaysia. Ada banyak versi mengenai ganyang Malaysia salah satunya adalah keterlibatan Amerika dalam peristiwa ini. Kemudian ada Namun mengapa Amerika telibat dalam ganyang Malaysia. Apa sesungguhnya agenda Amerika dalam ganyang Malaysia Dan siapa orang yang ada dibalik ketelibatan Amerika dalam ganyang Malaysia. Selain ganyang Malaysia, kita juga setidaknya pernah mengetahui tentang diskrimnasi yang terjadi terhadap perempuan Papua. Mengapa sebenarnya diskriminasi terhadap perempuan khususnya perempuan Papua terjadi. Semua pertanyanan ini telah didiskusikan dalam seminar yang diadakan pada Jumat, 2 Desember 2022 dalm Seminar bertajuk “Sepenggal Sejarah Indonesia Yang Hilang: Peran Amerika Serikat dan Posisi Perempuan Papua” yang dibagi menjadi dua sesi.

Pada sesi pertama, Pusdema mendapat kehormatan untuk mengundang sejarawan dan penulis buku The Incubus of intervention: conflicting Indonesia strategies of John F. Kennedy and Allen Dulles dan JFK Vs. Allen Dulles: Battleground Indonesia Dr. Greg Poulgrain. Pada kesempatan ini Dr. Greg Poulgrain memaparkan penggal sejarah Indonesia pada tahun 1960-an perseteruan John F. Kennedy dengan Allan Dulles. Allan Dulles merupakan direktur CIA yang diangkat oleh Presiden John F. Kennedy namun pengankatan Dulles merupakan boomerang bagi Kennedy. Presiden Kennedy dan Dulles memiliki pandangan yang berbeda mengenai Indonesia. Presiden Kennedy lebih memilih untuk memberi dukukangan kepada Presiden Sukarno namun Allen Dulles berpendapat sebaliknya. Menurut Dulles Sukarno merupakan bahaya yang harus dicegah. Perseteruan ini diduga muncul ketika Dulles menemukan fakta bahwa di Papua terdapat tambang emas yang berpotensi membawa banyak keuntungan.

Dalam Sesi kedua juga Pusdema juga berkesempatan menghadirkan Pangestin Aprilia Sehnur. P. yang membahas tentang Relasi Kuasa Tokoh Irewa dalam Novel Isinga karya Dorothea Rosa Herliany: Perspektif Foucault. Pembahasaan sesi kedua ini lebih berfokus pada diskirimasi terhadap perempuan Papua. Topik ini dianggap sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari teutama pada masyarakat Indonesia yang kebanyakan merupakan masyarakat patriarki.

Banyak sekali pertanyaan mengenai sejarah Indonesia hamper tidak pernah diungkap. Untuk menjawab pertanyaan tersebut silahkan mengakses rekaman seminar “Sepenggal Sejarah Indonesia Yang Hilang: Peran Amerika Serikat dan Posisi Perempuan Papua” dibawah ini. (Vitae)