USD – Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Nomor 8196/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/S/XI/2025 Program Studi Sastra Inggris Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma meraih peringkat Akreditasi Unggul yang ditetapkan pada Kamis, 16 November 2025 dan berlaku hingga 16 November 2030.
Ketua Program Studi Sastra Inggris FX. Risang Baskara, M.Hum., Ph.D.menyampaikan bahwa capaian yang diterima oleh Program Studi Sastra Inggris ini tentu menjadi sesuatu hal yang membahagiakan, serta menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena pencapaian yang diraih bukan sekedar pencapaian administratif namun juga pengakuan sah atas proses yang dijalani.
“Tentu saja kami merasa sangat bersyukur, bangga, dan lega. Peringkat Akreditasi Unggul ini adalah pengakuan resmi dari BAN-PT atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen berkelanjutan dari seluruh civitas academica Program Studi Sastra Inggris. Pencapaian ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi sebuah validasi bahwa proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang kami jalankan telah memenuhi standar kualitas tertinggi secara nasional.” Ungkapnya.
Pencapaian akreditasi ini merupakan hasil dari gotong royong dari berbagai pihak. Dijelaskan lebih lanjut oleh Ketua Program Studi, beliau menegaskan bahwa dosen Prodi Sastra Inggris memiliki kontribusi dalam Tridharma (Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian). Disamping itu Tenaga Kependidikan ikut serta berkontribusi dalam kelancaran administrasi dan layanan mahasiswa. LPMAI menjadi salah satu lembaga yang ikut mengawal serta mendampingi Prodi Sastra Inggris, serta banyak pihak lain baik eksternal maupun internal.
“Pencapaian ini adalah hasil gotong royong, karena tidak mungkin dikerjakan sendiri oleh prodi. Banyak sekali pihak yang terlibat. Tentu saja yang pertama adalah seluruh dosen Prodi Sastra Inggris yang menjadi ujung tombak. Tak lupa, dukungan kebijakan, fasilitas, dan iklim kerja yang kondusif dari Pimpinan Fakultas Sastra dan Universitas sangat krusial bagi kami. Terakhir, mahasiswa dan alumni juga memiliki keterlibatan vital, terutama dalam pengisian data tracer study dan pemberian umpan balik untuk perbaikan kurikulum.” Jelasnya.