LAYANAN KAMI

TESTING

Menyediakan layanan psikotes untuk berbagai jenis instansi dengan beragam tujuan, antara lain:

  • Perusahaan: seleksi, promosi, pengangkatan pegawai tetap, dsb;
  • Pendidikan: penerimaan siswa baru, penjurusan, pengarahan jurusan kuliah, minat & bakat, kepribadian, dsb;
  • Tes klasikal dan individual;
  • Pengetesan di dalam dan luar DIY.

Klik untuk daftar psikotes.

KONSELING

Layanan bagi Anda yang membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan permasalahan maupun memerlukan konsultasi psikologis, antara lain:

  • Konseling: bantuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah;
  • Asesmen: penggalian kebutuhan psikologis dengan alat tes psikologi;
  • Konsultasi: pertukaran pikiran untuk mendapatkan solusi.

Klik untuk daftar konseling.

TRAINING

Kami melayani berbagai jenis training untuk pelatihan dan pengembangan bagi sekolah, organisasi, perusahaan, instansi pemerintahan, dan universitas. Jenis team building, fun games, seminar, workshop, motivation training, dan lain sebagainya.

P2TKP memberikan fasilitas seperti psikotes, konseling, merchandise, modul training, P3K, outbond, sertifikat, dokumentasi, hingga asuransi yang dapat didiskusikan bersama.

Klik untuk daftar training.

ULASAN, ARTIKEL, RENUNGAN

Curhat atau Clickbait? Membaca Sadfishing ala Gen-Z di Media Sosial

Saat ini media sosial sedang marak dengan konten-konten yang membagikan masalah personal maupun kelompok seperti kasus kehilangan, ketidakadilan, dan kekerasan. Gen-Z sebagai generasi yang termasuk dalam kelompok pengguna media sosial terbesar marak mencari, memproduksi, dan membagikan konten seperti itu. Media sosial saat ini mulai diramaikan dengan tagar-tagar pencarian yang mengarah pada kasus-kasus seperti #kawal, #noviralnojustice, dan #wargajagawarga. Kumpulan tagar tersebut merepresentasikan reaksi simpati, peduli, dan solidaritas serta gotong royong dari publik. Melalui sorotan publik, banyak kasus yang akhirnya memperoleh keadilan hingga diselesaikan dengan cepat dan tuntas.

Lihat Segalanya Lebih Dekat

Adakalanya kita terlalu cepat menyimpulkan segala sesuatu hanya dari apa yang terlihat oleh mata. Melihat orang lain tersenyum, kita mengira bahwa mereka dalam kondisi baik-baik saja. Melihat seseorang diam, kita mengira bahwa ia sedang marah atau kesal. Melihat rekan yang berhasil mencapai sesuatu dalam hidup, kita berpikir bahwa hidupnya berjalan dengan mudah. Padahal, apa yang terlihat tidak selalu benar-benar menceritakan keseluruhan cerita.

Kata yang Tidak Terburu-buru: Menimbang Sebelum Menyuarakan

“Kata-kata itu seperti anak panah, begitu dilepaskan tidak bisa ditarik kembali.” Pernahkah kita menyesali sesuatu yang terlanjur terucap, padahal hanya dibutuhkan beberapa detik saja untuk berpikir sebelum mengatakannya? Di tengah percakapan yang berlangsung cepat, entah karena emosi yang memuncak atau karena ingin segera menanggapi, kita sering lupa bahwa jeda sekecil apa pun dapat mengubah banyak hal.

KLIEN KAMI