LAYANAN KAMI

TESTING

Menyediakan layanan psikotes untuk berbagai jenis instansi dengan beragam tujuan, antara lain:

  • Perusahaan: seleksi, promosi, pengangkatan pegawai tetap, dsb;
  • Pendidikan: penerimaan siswa baru, penjurusan, pengarahan jurusan kuliah, minat & bakat, kepribadian, dsb;
  • Tes klasikal dan individual;
  • Pengetesan di dalam dan luar DIY.

Klik untuk daftar psikotes.

KONSELING

Layanan bagi Anda yang membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan permasalahan maupun memerlukan konsultasi psikologis, antara lain:

  • Konseling: bantuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah;
  • Asesmen: penggalian kebutuhan psikologis dengan alat tes psikologi;
  • Konsultasi: pertukaran pikiran untuk mendapatkan solusi.

Klik untuk daftar konseling.

TRAINING

Kami melayani berbagai jenis training untuk pelatihan dan pengembangan bagi sekolah, organisasi, perusahaan, instansi pemerintahan, dan universitas. Jenis team building, fun games, seminar, workshop, motivation training, dan lain sebagainya.

P2TKP memberikan fasilitas seperti psikotes, konseling, merchandise, modul training, P3K, outbond, sertifikat, dokumentasi, hingga asuransi yang dapat didiskusikan bersama.

Klik untuk daftar training.

ULASAN, ARTIKEL, RENUNGAN

Bandwagon Effect: Saat Keputusan Kita Dipengaruhi oleh Mayoritas

Dalam kehidupan bermasyarakat, individu tidak hanya dipengaruhi oleh pemikiran dan keyakinan pribadi, tetapi juga oleh lingkungan sosial tempat mereka berinteraksi. Kehadiran opini mayoritas, tren yang sedang berkembang, serta perilaku kelompok sering kali menjadi pertimbangan dalam menentukan sikap maupun keputusan. Fenomena tersebut dikenal sebagai bandwagon effect. 

The One Who Never Left

“Dari semua orang yang pernah singgah dalam hidup, hanya diri sendiri yang tidak pernah benar-benar pergi.” Selama ini saya sering mendengar nasihat untuk menyayangi diri sendiri, tetapi baru belakangan saya benar-benar memahami maksudnya. Awalnya saya berpikir menyayangi diri sendiri hanya soal memanjakan diri, membeli sesuatu yang disukai, atau beristirahat ketika lelah. Namun setelah melalui beberapa pengalaman, terutama saat merasa kecewa karena bergantung pada orang lain, saya menyadari bahwa menyayangi diri sendiri sebenarnya berkaitan dengan kesediaan untuk hadir dan bertanggung jawab atas diri sendiri, terutama di saat tidak ada orang lain yang bisa diandalkan.

A Softer Way to Grow : Becoming a Good Friend to Yourself

“Not because life has spared them from hardship, but because they refuse to turn against themselves when hardship comes.”    Pernah tidak, tanpa sengaja kita membuka media sosial hanya untuk mengisi waktu luang, lalu beberapa menit kemudian justru kita merasa tidak nyaman dengan diri sendiri? Kita melihat teman yang baru wisuda, diterima bekerja di perusahaan impiannya, melanjutkan studi, membangun bisnis, atau sekadar membagikan potongan kehidupan yang terlihat menyenangkan. Awalnya mungkin tidak ada yang salah. Namun perlahan muncul pikiran-pikiran yang sulit diabaikan:  “Kok orang lain sudah sejauh itu, ya?”, “Aku sebenarnya sedang ada di mana?” atau bahkan  “Kenapa hidupku terasa tidak mengalami kemajuan?”

KLIEN KAMI